Arsip untuk Mei, 2009

Jangan remehkan wiraswasta

Dulu, sy terus terang meremehkan wiraswasta. Pertama kali wiraswasta pun bisa dibilang sedikit karena faktor terpaksa, kepepet, karena menganggur dan tak kunjung-kunjung dapat pekerjaan.

Pertama kali paradigma berubah saat pertama kali ketemu seorang wkraswastawan di bandung. Orangnya pendek, seorang dosen, dan memang terlihat bukan profil “orang kaya”. Mobilnya pun ala kadarnya, Toyota Kijang tahun 90an awal.

Hingga suatu saat sy dikasih laporan penjualan perusahaannya. Gileee…. Presiden pun kalah penghasilannya.

Lagi ketika ketemu dengan seorang tua. Orangnya ganteng, walaupun umur sudah melewati 60 tahun. Nyante banget, gak terlalu pinter, cuma pengalamannya luas dan sangat hebaaad. Ketika ngobrol ttg bisnis beliau ini sukanya merendah. Tapi omzetnya setahun sudah milyaran… padahal bisnis produk recehan.

Masih banyak lagi… Gilee dah… banyak orang hebat di sekitar kita. Yang gak kelihatan dan cenderung merendah, itu semua karena mereka wiraswasta. Bandingkan dengan karyawan, gaji 5 juta pun sudah dipamerkan…. Maluww aku maluww….

Komentar bertahan »